Kalimat Tanya dan Kalimat Negatif
Kalimat tanya
Struktur kalimat tanya, kita harus merubah susunan kalimatnya, agak berbeda dibanding dengan bahasa Indonesia. Jika dalam bahasa Indonesia, kita selalu menambah kata apakah seperti contoh berikut:
Dia murid SD.
Apakah dia murid SD?
Sedang dalam bahasa Jerman strukturnya sbb:
Sie sind Herr Jacober. = Anda Tuan Jacober.
Sind Sie Herr Jacober? = Apakah anda Tuan Jacober?
Da ist ein Auto = Disana ada sebuah mobil.
Ist ein Auto da? = Apakah disana ada sebuah mobil?
Kalimat Negatif
Kalimat negatif, tinggal tambahkan nicht:
Das Wetter ist nicht gut = Cuaca tidak bagus.
Ich wohne nicht in Stuttgart = Saya tidak tinggal di Stuttgart
Ich will nicht essen = Saya tidak mau makan
Begitu pengenalan dasar strukur kalimat tanya dan kalimat negatif, dalam bab selanjutnya akan dibahas lebih detail lagi.

Bagus Tin, tapi aku ga tau gimana cara ngucapinnya euy…gmn atuh? hehe
Comment by budi — January 29, 2006 @ 3:35 am
Bud, kan aku dah posting tuh cara baca bahasa Jerman.. hayo.. lom lihat yaak?
Comment by Tina — January 29, 2006 @ 3:20 pm
boleh dikit nambahin ga jeng tina?
Kl kamu blng : Da ist das Auto , itu mengartikan ein bestimmtes Auto, z.B mobil kamu, mobil suami kamu, mobil tetangga kamu yang pernah kamu ceritakan sebelumnya. Jadi ga cocok kalo kamu mengartikan dlm bahasa Indonesia : Disana ada sebuah mobil. Melainkan lebih tepat utk diartikan sbb: Di sana mobil itu/ tersebut.
“Da ist ein Auto”, berarti es ist irgendein Auto. Kalimat ini lebih tepat untuk: Disana ada sebuah mobil.
Judule Artikel “der, die, das” indiziert eine bestimmte Sache oder Person und “ein, einer, eine ” indiziert unbestimmte Sache oder Person.
Sekian tambahan dr eke…:-)
Comment by Andrini — January 29, 2006 @ 7:07 pm
Ist das Auto da? = Apakah di sana mobil itu/ tersebut ada? ( ein bestimmtes Auto / a specific car)
Ist ein Auto da? = Apakah di sana ada sebuah mobil? ( ein unbestimmtes Auto/ an indefinite car)
Comment by Andrini — January 29, 2006 @ 7:17 pm
Vielen dank, Ndri.. Ich bin einverstanden.. Ich habe es schon korigiert..
Comment by Tina — January 30, 2006 @ 1:15 am
supaya ngga terjadi kesalahan dalam menerjemahkan suatu kalimat, lebih baik diterjemahkan sendiri, dan camkan dalam hati : translation from german to german lebih baik daripada german to indonesia, karena bila kita terjemhkan satu kalimat bahasa jerman ke bahasa indonesia, kalimat tersebut bisa meluas artinya.. contoh :”was macht das”? kalo dilihat di kamus kita bisa artikan “apa itu”? padahal bisa juga diartikan “berapa harganya”? atau “berapa total semuanya”
Viel Glück
Comment by cherry — May 27, 2008 @ 11:13 am
wie kann ich gut deutch sprechen????
Comment by Anam slanker — June 21, 2008 @ 6:25 am
Fraeulein Tina, darf ich fur dich einem brief schreiben? und du korrekst das ! Oder, du habest ein solution furmich. Damit ich kann rasch deutch sprechen.
Comment by A Slanker of surabaya — June 21, 2008 @ 6:53 am